Facebook SDK

     Soal Simak UI IPA TERPADU

PETUNJUK UMUM 

  1. Sebelum mengerjakan ujian, periksalah terlebih dulu, jumlah soal dan nomor halaman yang terdapat pada naskah soal. Naskah soal ini terdiri dari 13 halaman. 
  2. Tulislah nomor peserta Anda pada lembar jawaban di tempat yang disediakan. 
  3. Tulislah kode naskah soal ini, pada lembar jawaban di tempat yang disediakan. Kode naskah soal ini: 616
  4. Bacalah dengan cermat setiap petunjuk yang menjelaskan cara menjawab soal. 
  5. Pikirkanlah sebaik-baiknya sebelum menjawab tiap soal, karena setiap jawaban yang salah akan mengakibatkan pengurangan nilai (penilaian: benar +4, kosong 0, salah -1). 
  6. Jawablah lebih dulu soal-soal yang menurut Anda mudah, kemudian lanjutkan dengan menjawab soal-soal yang lebih sukar sehingga semua soal terjawab. 
  7. Tulislah jawaban Anda pada lembar jawaban ujian yang disediakan. 
  8. Untuk keperluan coret-mencoret, harap menggunakan tempat yang kosong pada naskah soal ini dan jangan pernah menggunakan lembar jawaban karena akan mengakibatkan jawaban Anda tidak dapat terbaca. 
  9. Selama ujian, Anda tidak diperkenankan bertanya atau meminta penjelasan mengenai soal-soal yang diujikan kepada siapapun, termasuk kepada pengawas ujian. 
  10. Setelah ujian selesai, Anda diharapkan tetap duduk di tempat Anda sampai pengawas ujian datang ke tempat Anda untuk mengumpulkan lembar jawaban. 
  11. Perhatikan agar lembar jawaban ujian tidak kotor, tidak basah, tidak terlipat, dan tidak sobek.

PETUNJUK KHUSUS 

  • PETUNJUK A: Pilih satu jawaban yang paling tepat. 
  • PETUNJUK B: Soal terdiri dari 3 bagian, yaitu PERNYATAAN, kata SEBAB, dan ALASAN yang disusun berurutan. Pilihlah:
    (A) Jika pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya menunjukkan hubungan sebab dan akibat
    (B) Jika pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab dan akibat
    (C) Jika pernyataan benar dan alasan salah
    (D) Jika pernyataan salah dan alasan benar
    (E) Jika pernyataan dan alasan keduanya salah 
  • PETUNJUK C: Pilihlah:
    (A) Jika (1), (2), dan (3) yang benar
    (B) Jika (1) dan (3) yang benar
    (C) Jika (2) dan (4) yang benar
    (D) Jika hanya (4) yang benar
    (E) Jika semuanya benar

IPA TERPADU

Mengapa ikan-ikan di Antartika tidak membeku? Dalam kondisi normal, mestinya suhu minus 1,8 °C sudah cukup untuk membekukan ikan. Ini disebabkan oleh titik beku darah ikan berada pada suhu minus 0,9 °C. Akan tetapi, bagaimana ikan-ikan di benua Antartika yang dingin dapat tetap berenang pada suhu tersebut? Keanehan ini telah menarik perhatian para peneliti sejak lama. Sekitar 50 tahun lalu, protein anti-beku yang terkandung pada darah ikan berhasil dideteksi. Akan tetapi, mekanisme kerja zat anti-beku pada ikan masih belum diketahui.

Sejumlah peneliti dari Ruhr-University Bochum, Jerman menggunakan alat spektroskopi berorde terahertz untuk mengamati mekanisme kerja glikoprotein anti-beku pada darah ikan Dissostichus mawsoni yang ditangkap dari perairan Antartika. Dengan bantuan spektroskopi terahertz, interaksi antara protein anti-beku dan molekul air atau cairan darah dapat diamati lebih jelas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberadaan protein anti-beku itulah yang menyebabkan cairan darah tidak dapat membeku dan tetap berwujud cairan meskipun pada suhu minus 1,8 °C.

Konrad Meister, salah seorang peneliti, mengatakan bahwa glikoprotein menyebabkan long-range effect pada molekul-molekul air yang berada di sekitar glikoprotein sehingga menghambat terbentuknya kristal-kristal es.

Gunakan Petunjuk A dalam menjawab soal nomor 49 sampai nomor 52

49. Diasumsikan bahwa partikulat darah ikan hanya molekul glikoprotein. Berapakah jumlah partikulat darah ikan dalam 100 mL darah kerapatan 1,2 g/mL jika berat molekul glikoprotein 1550 g/mol dan konstanta beku molar 1,86 °C kg/mol? (A) 25,7 g (B) 72,0 g (C) 51,4 g (D) 36,0 g (E) 75,0 g

50. Pernyataan berikut yang paling tepat adalah .... (A) Protein anti-beku hanya dapat menurunkan titik beku cairan darah ikan apabila tekanan atau volume darah ikan naik. (B) Protein anti-beku hanya dapat menurunkan titik beku cairan darah ikan apabila tekanan atau volume darah ikan turun. (C) Penurunan titik beku tidak ada hubungannya dengan tekanan atau volume darah ikan. (D) Penurunan titik beku darah ikan dipengaruhi tekanan darah ikan. (E) semua jawaban salah.

51. Tidak seperti ikan, manusia melawan dingin dengan membakar lemak. Hasil pembakaran lemak juga dapat digunakan untuk melakukan kerja mekanik. Seorang penduduk masyarakat Eskimo makan ikan dan berhasil menambah 2000 kilo kalori. Dia ingin melakukan kerja dengan jumlah kalori yang setara dengan mengangkat sebuah barbel bermassa 50,0 kg. Bila diasumsikan bahwa setiap kali ia melakukan kerja barbel terangkat sejauh 2 m dan tidak ada kerja yang dilakukan ketika ia menurunkan barbel, berapa kali ia harus mengangkat barbel agar dapat menghasilkan energi yang banyak? (A) 8,37 × 10 kali (B) 8,37 × 10² kali (C) 8,37 × 10³ kali (D) 8,37 × 10⁴ kali (E) 8,37 × 10⁵ kali

52. Diketahui bahwa populasi ikan di Antartika dapat direpresentasikan dengan fungsi

P(t)=MP0P0+(MP0)ekt

di mana M, k > 0 dan P₀ adalah populasi awal. Populasi ikan akan mencapai tiga kali lipat dari populasi awal pada saat .... (A) t = (ln(3M − P₀) − ln(3MP₀))(−kM) (B) t = ln(3M − P₀) − ln(M − 3P₀) (C) t = (ln(M − 3P₀) − ln(3MP₀))/(−k) (D) t = (ln(M − 3P₀) − ln(3M − 3P₀)) (E) t → ∞


Gunakan Petunjuk B dalam menjawab soal nomor 53 sampai nomor 54

53. Dissostichus mawsoni terbukti mampu beradaptasi dengan lingkungannya. Pada makhluk hidup, kemampuan adaptasi merupakan refleksi dari karakteristik hidup homeostasis. SEBAB D. mawsoni merespon suhu lingkungan dengan melakukan termoregulasi, yaitu mengatur suhu tubuh sehingga mampu bertahan pada lingkungan dingin.

54. Pada artikel di atas bisa disimpulkan bahwa interaksi gaya antarmolekul air-air lebih besar dari gaya antarmolekul air-glikoprotein. SEBAB Air dan glikoprotein memiliki gugus fungsi yang bisa berinteraksi membentuk ikatan hidrogen.


Gunakan Petunjuk C dalam menjawab soal nomor 55

55. Salah satu peran glikoprotein pada ikan yang hidup di Antartika adalah sebagai senyawa anti-beku. Prinsip kerja senyawa glikoprotein tersebut adalah .... (1) meningkatkan peredaran darah pada tubuh ikan sehingga suhu tubuh relatif konstan terhadap suhu ekstrim lingkungan (2) menurunkan titik beku cairan tubuh ikan sehingga ikan mampu beradaptasi dengan suhu lingkungan (3) menurunkan kecepatan metabolisme tubuh ikan sehingga suhu tubuh tidak terlalu berbeda dengan suhu lingkungan (4) mencairkan kembali cairan tubuh yang membentuk kristal es (rekristalisasi) dan menyeimbangkan membran sel untuk melindungi tubuh dari suhu lingkungan yang ekstrim


Bantaeng Surimi

Bantaeng, suatu kabupaten di Sulawesi Selatan, kini telah memiliki suatu industri pengolahan ikan surimi pertama di Indonesia. Tidak tanggung-tanggung, hasil olahannya diekspor langsung ke Jepang. Kapasitas pengolahan pabrik di Bantaeng dapat mencapai 40 ton ikan per hari. Untuk melayani permintaan yang tinggi dari Jepang, pabrik di Bantaeng menerima pasokan ikan dari berbagai daerah, seperti Sulawesi Barat, Tengah, bahkan Kalimantan.

Surimi adalah produk daging ikan lumat yang telah dicuci dengan air dan dicampur dengan krioprotektan untuk penyimpanan beku. Protein larut air (protein sarkoplasma), enzim, darah, komponen logam, dan lemak akan dikeluarkan selama proses pencucian. Sehingga, daging ikan giling yang telah dicuci akan mengandung sejumlah besar protein serat yang larut garam (protein miofibrilar). Konsistensi surimi mirip dengan bubur kentang. Myosin dan aktin merupakan komponen utama dari protein ikan yang larut garam (protein miofibrilar) dan berperan penting dalam membentuk karakteristik utama surimi, yaitu kemampuan untuk membentuk gel yang kokoh tetapi elastis pada suhu yang relatif rendah (sekitar 40 °C).

Saat ini industri surimi di Bantaeng baru mampu menyerap bahan baku ikan sekitar 15 ton per hari. Dengan kapasitas olahan tersebut, industri ini sudah dapat meraup penghasilan 8 milyar per tahun. Masih terbuka kesempatan untuk mengembangkan hingga kapasitas penuh 40 ton per hari. Pemerintah Kabupaten Bantaeng telah berhasil menciptakan industri maju di daerahnya. Yang dihadirkan pun bukan industri biasa, melainkan industri yang unik dan memiliki daya saing tinggi.

Selain menguntungkan secara ekonomis ikan juga memberikan manfaat yang besar dalam dunia kesehatan. Ikan kaya akan protein hewani, vitamin, mineral dan sangat kaya akan kandungan asam lemak omega-3. Asam lemak tak jenuh ini sangat bermanfaat bagi kesehatan terutama dalam mencegah terjadinya gumpalan darah dan juga mampu menurunkan kolesterol dalam darah.


Gunakan Petunjuk A dalam menjawab soal nomor 56 sampai nomor 57

56. Sekalipun lunak, gel memiliki banyak kesamaan dengan benda padat yang keras lainnya, seperti memiliki sifat elastisitas. Limit elastisitas kabel baja adalah 3 × 10⁸ N/m². Luas penampang kabel 3 cm². Kabel ini digunakan untuk menarik lift bermassa 2000 kg ke atas. Percepatan lift jika stres dalam kabel tidak boleh lebih dari 0,25 limit elastisnya adalah .... (A) minimum 0,25 m/s² (B) minimum 1,25 m/s² (C) minimum 2,25 m/s² (D) maksimum 0,25 m/s² (E) maksimum 1,25 m/s²

57. Agar pabrik di Bantaeng mampu memperoleh pendapatan Rp17,5 milyar per tahun dan diasumsikan dalam satu tahun terdapat 365 hari, setiap bulan pabrik tersebut harus mampu menyerap ikan .... ton (dibulatkan ke ratusan terdekat) (A) 700 (B) 800 (C) 900 (D) 1000 (E) 1100


Gunakan Petunjuk B dalam menjawab soal nomor 58

58. Myosin dan aktin yang mampu menjadikan surimi kenyal merupakan protein berbentuk filamen yang terdapat pada otot. SEBAB Filamen myosin memiliki sel-sel berbentuk bulat sedangkan filamen aktin memiliki sel-sel berbentuk tabung.


Gunakan Petunjuk C dalam menjawab soal nomor 59 sampai nomor 60

59. Pernyataan yang benar terkait senyawa omega-3 adalah .... (1) senyawa omega-3 merupakan asam lemak esensial. (2) senyawa omega-3 dapat direaksikan dengan NaOH membentuk senyawa pengemulsi. (3) senyawa omega-3 tidak memiliki atom karbon yang bersifat optis aktif. (4) senyawa omega-3 mudah larut dalam air.

60. Pada pencucian ikan surimi dengan air, protein sarkoplasma, darah, enzim, dan komponen logam ikut terbuang, karena alasan berikut, kecuali .... (1) protein memiliki dua gugus fungsi, –NH₂ dan –COOH yang dapat membentuk ikatan hidrogen dengan air sehingga mudah larut (2) sebagian besar komponen darah adalah air (3) komponen logam yang ikut terbuang memiliki muatan positif (4) enzim yang terbuang tersusun dari lemak


Jawaban IPA Terpadu 616

NomorJawaban
49C
50C
51D
52C
53Benar–benar–berhubungan
54Salah–benar
55(2)(4)
56E
57C
58Salah–salah
59(1)(2)(3)
60(4)

Post a Comment

Berkomentar sesuai dengan judul blog ini yah, berbagi ilmu, berbagi kebaikan, kunjungi juga otoriv tempat jual aksesoris motor dan mobil lengkap

Lebih baru Lebih lama