Soal Simak UI IPA TERPADU
PETUNJUK UMUM
- Sebelum mengerjakan ujian, periksalah terlebih dulu, jumlah soal dan nomor halaman yang terdapat pada naskah soal. Naskah soal ini terdiri dari 13 halaman.
- Tulislah nomor peserta Anda pada lembar jawaban di tempat yang disediakan.
- Tulislah kode naskah soal ini, pada lembar jawaban di tempat yang disediakan. Kode naskah soal ini: 914
- Bacalah dengan cermat setiap petunjuk yang menjelaskan cara menjawab soal.
- Pikirkanlah sebaik-baiknya sebelum menjawab tiap soal, karena setiap jawaban yang salah akan mengakibatkan pengurangan nilai (penilaian: benar +4, kosong 0, salah -1).
- Jawablah lebih dulu soal-soal yang menurut Anda mudah, kemudian lanjutkan dengan menjawab soal-soal yang lebih sukar sehingga semua soal terjawab.
- Tulislah jawaban Anda pada lembar jawaban ujian yang disediakan.
- Untuk keperluan coret-mencoret, harap menggunakan tempat yang kosong pada naskah soal ini dan jangan pernah menggunakan lembar jawaban karena akan mengakibatkan jawaban Anda tidak dapat terbaca.
- Selama ujian, Anda tidak diperkenankan bertanya atau meminta penjelasan mengenai soal-soal yang diujikan kepada siapapun, termasuk kepada pengawas ujian.
- Setelah ujian selesai, Anda diharapkan tetap duduk di tempat Anda sampai pengawas ujian datang ke tempat Anda untuk mengumpulkan lembar jawaban.
- Perhatikan agar lembar jawaban ujian tidak kotor, tidak basah, tidak terlipat, dan tidak sobek.
PETUNJUK KHUSUS
- PETUNJUK A: Pilih satu jawaban yang paling tepat.
- PETUNJUK B: Soal terdiri dari 3 bagian, yaitu PERNYATAAN, kata SEBAB, dan ALASAN yang disusun berurutan. Pilihlah:
(A) Jika pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya menunjukkan hubungan sebab dan akibat
(B) Jika pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab dan akibat
(C) Jika pernyataan benar dan alasan salah
(D) Jika pernyataan salah dan alasan benar
(E) Jika pernyataan dan alasan keduanya salah - PETUNJUK C: Pilihlah:
(A) Jika (1), (2), dan (3) yang benar
(B) Jika (1) dan (3) yang benar
(C) Jika (2) dan (4) yang benar
(D) Jika hanya (4) yang benar
(E) Jika semuanya benar
IPA TERPADU
PENCEMARAN UDARA
Secara umum, terdapat 2 sumber pencemaran udara, yaitu pencemaran akibat sumber alamiah, seperti letusan gunung berapi, dan yang berasal dari kegiatan manusia, seperti, emisi gas buang kendaraan bermotor, pabrik, dan sumber lainnya. Di dunia, dikenal 6 jenis zat pencemar udara utama yang berasal dari kegiatan manusia, yaitu karbon monoksida (CO), oksida sulfur (SOx), oksida nitrogen (NOx), partikulat, hidrokarbon (HC), dan oksida fotokimia, termasuk ozon.
Di Indonesia, kurang lebih 70% pencemaran udara disebabkan oleh emisi kendaraan bermotor. Kendaraan bermotor mengeluarkan berbagai jenis zat berbahaya yang dapat menimbulkan dampak negatif, baik terhadap kesehatan manusia maupun terhadap lingkungan. Contoh pencemar udara yang berasal dari gas buang kendaran bermotor adalah timbal/timah hitam (Pb), suspended particulate matter (SPM), oksida nitrogen (NOx), oksida sulfur (SOx), karbon monoksida (CO), hidrokarbon (HC), dan oksida fotokimia (Ox). Di Jakarta, kendaraan bermotor menyumbang hampir 100% timbal, 13-44% suspended particulate matter (SPM), 71-89% hidrokarbon, 34-73% NOx, dan hampir seluruh karbon monoksida (CO) ke udara, sedangkan pembakaran sampah rumah tangga adalah penyumbang utama debu (SPM), yaitu sekitar 41 %. Di tempat-tempat padat di Jakarta konsentrasi timbal dapat mencapai 100 kali dari nilai ambang batas.
Soal 61–62 (Petunjuk A)
61. Hidrokarbon (HC) adalah … (A) campuran karbon dan hidrogen (B) molekul senyawa yang disusun oleh atom H, C, O dan atom lainnya (C) molekul senyawa yang disusun oleh unsur H dan O (D) campuran senyawa yang disusun oleh unsur H, O dan unsur nonlogam lainnya (E) molekul senyawa yang disusun oleh unsur H dan unsur C
62. Jika konsentrasi karbondioksida di Jakarta mencapai 4,57 ppm, maka berapa konsentrasi minimum hidrokarbon yang disumbang oleh kendaraan bermotor? (A) 0,24 ppm (B) 3,24 ppm (C) 4,06 ppm (D) 4,57 ppm (E) 8,81 ppm
Soal 63–64 (Petunjuk B)
63. Gas O₂ di udara dan gas pencemar Ozon (O₃) adalah alotropi. SEBAB Jenis atom penyusun molekul O₂ dan O₃ sama, tetapi beda strukturnya.
64. Iklim di Jakarta yang belakangan ini semakin tidak menentu merupakan efek dari fenomena pencemaran udara seperti dalam artikel di atas. SEBAB Konsentrasi aerosol yang semakin tinggi membuat sinar matahari semakin sulit menyinari bumi dan bumi semakin panas.
Soal 65–66 (Petunjuk C)
65. Manakah pernyataan yang BENAR mengenai gas pencemar CO (karbon monoksida) yang berasal dari pembakaran kendaraan bermotor dan gas pencemar SO₂ (sulfur dioksida) hasil kegiatan industri? (1) Di udara, gas CO dan SO₂ dapat dioksidasi dan masing-masing menghasilkan CO₂ dan SO₃. (2) Dalam keadaan yang sama, volume 1 gram gas CO lebih besar dari volume 1 gram gas SO₂. (3) Dalam keadaan yang sama, satu liter gas CO lebih ringan dibandingkan dengan gas SO₂. (4) Massa jenis gas CO lebih besar dari massa jenis gas SO₂.
66. Bahan pencemar udara dalam artikel di atas yang dapat merusak morfologi tumbuhan adalah … (1) CO (2) SOx (3) Ox (4) HC
KARBON NANOTUBE
Carbon nanotubes (CNTs) adalah allotropi dari karbon dengan bentuk seperti silinder dan diameternya dalam skala Angstrom. Perbandingan antara panjang dan diameternya lebih besar dari 10 juta kali dan dapat mencapai 40 juta kali. Molekul karbon yang berbentuk silinder ini mempunyai sifat-sifat yang berguna dalam bidang nanoteknologi, elektronik, optik dan dalam bidang material sains. Mempunyai sifat mekanik yang luar biasa dan sifat listrik yang unik, serta penghantar panas yang efisien. Hingga saat ini, CNTs adalah material paling kuat dan keras yang pernah ditemukan di muka bumi, baik dalam kekuatan tarik maupun elastisitasnya. Kekuatan ini disebabkan adanya ikatan kovalen hibridisasi sp² yang dibentuk oleh atom karbon itu sendiri.
| Gambar 1. Hubungan antara Energi gap dengan strain dari CNTs untuk berbagai diameter |
Bila ditarik CNTs tersebut akan mengalami regangan (strain tarik) dan jika ditekan akan mengalami perpendekan (strain tekan). Akibat adanya regangan pada CNTs dapat mempengaruhi besarnya energi gap CNTs dengan kata lain dapat terjadi perubahan fasa dari semikonduktor ke fasa metal.
Soal 67–71 (Petunjuk A)
67. Persamaan garis untuk CNT dengan diameter 9 nanometer, untuk strain tarik dapat didekati dengan persamaan … (A) y = 0,15(x – 0,75) (B) y = –0,15(x + 0,75) (C) y = 0,11(x – 0,75) (D) y = –0,11(x + 0,75) (E) y = 0,11x
68. Dari grafik di atas dapat disimpulkan bahwa dalam kondisi strain tarik, yang paling mudah berubah fasa menjadi konduktor adalah CNT berdiameter … (A) 27 Ã… (B) 20 Ã… (C) 15 Ã… (D) 12 Ã… (E) 9 Ã…
69. Ikatan kovalen adalah ikatan kimia yang terbentuk karena … (A) perpindahan elektron antar atom yang berikatan dalam molekul (B) pemakaian bersama elektron valensi antar atom yang berikatan dalam molekul (C) donor pasangan elektron dari atom-atom yang berikatan dalam molekul (D) aseptor pasangan elektron dari atom-atom yang berikatan dalam molekul (E) ikatan yang terbentuk antara asam dan basa
70. Ikatan kimia antar atom karbon (C) dalam CNTs membentuk ikatan kovalen dengan hibridisasi sp². Bentuk (geometri) molekul dari atom yang mengalami hibridisasi sp² adalah … (A) segitiga datar (trigonal planar) (B) bidang empat datar (square planar) (C) tetrahedral (D) oktahedral (E) pentagon
71. Di dalam jaringan molekul CNTs terbentuk ikatan kovalen antar atom C. Berdasarkan ikatan yang terbentuk maka molekul CNTs bersifat … (A) ionik (B) logam (C) kovalen koordinasi (D) kovalen non polar (E) kovalen polar
Soal 72–73 (Petunjuk B)
72. Hubungan antara energi gap dengan strain tekan, berupa garis lurus dengan kemiringan negatif. SEBAB Nilai gradien untuk strain tarik lebih kecil daripada gradien untuk strain tekan.
73. Makin kecil diameter CNTs makin mudah berubah fasa menjadi konduktor jika CNTs mengalami stress. SEBAB Stress berbanding lurus dengan strain.
KEKEBALAN TERHADAP ANTIBIOTIK
Salah satu contoh yang cukup terkenal pada peristiwa “seleksi alam” adalah perkembangan kekebalan terhadap antibiotik dari suatu organisme.
Sejak penemuan penisilin pada tahun 1928 oleh Alexander Fleming, antibiotik banyak digunakan untuk memerangi penyakit yang diakibatkan oleh bakteri.
Akibat adanya mutasi, variasi genetik dari bakteri di alam menjadi sangat banyak. Ketika antibiotik dikenakan pada bakteri, sebagian besar bakteri akan segera mati, tetapi sebagian kecilnya mungkin tidak langsung mati. Jika pemberian antibiotik dalam jangka pendek maka bakteri yang belum mati tersebut akan tetap hidup. Seleksi eliminasi ini dengan cara beradaptasi dari suatu populasi disebut seleksi alam.
Bakteri yang berhasil selamat tersebut kemudian berkembang dan menghasilkan bakteri yang lebih tahan terhadap antibiotik tersebut. Peristiwa ini disebut mutasi. Peristiwa mutasi spontan sangat jarang terjadi dan keuntungan bagi umat manusia dengan adanya mutasi hampir tidak ada. Namun demikian jumlah bakteri yang termutasi sangat sedikit dibandingkan populasi alam. Bakteri yang termutasi dan tahan terhadap suatu antibiotik tersebut akan bisa mati juga dengan adanya antibiotik baru.
Soal 74–75 (Petunjuk B)
74. Kekebalan bakteri terhadap suatu antibiotik diakibatkan oleh mutasi dari gen yang dimilikinya. SEBAB Mutasi yang terjadi pada mikroorganisme selalu menguntungkan bagi kelangsungan mikroorganisme tersebut.
75. Kemampuan beradaptasi khusus kelompok bakteri, bila digambarkan dalam kurva normal populasi biologi, berada pada bagian tengah. SEBAB Tidak semua bakteri dari populasi yang sama dapat beradaptasi khusus (Maladapted) terhadap antibiotik.
Jawaban IPA Terpadu
61 → (E) molekul senyawa yang disusun oleh unsur H dan unsur C62 → (C) 4,06 ppm
63 → BENAR – BENAR (pernyataan dan sebab benar, sebab menjelaskan pernyataan)
64 → SALAH – SALAH (iklim tidak menentu bukan langsung akibat aerosol)
65 → (1), (2), (3)
66 → (2), (3), (4)
67 → (C) y = 0,11(x – 0,75)
68 → (E) 9 Ã…
69 → (B) pemakaian bersama elektron valensi antar atom yang berikatan dalam molekul
70 → (A) segitiga datar (trigonal planar)
71 → (D) kovalen non polar
72 → BENAR – BENAR (pernyataan dan sebab benar, sebab menjelaskan pernyataan)
73 → BENAR – BENAR (pernyataan dan sebab benar, sebab menjelaskan pernyataan)
74 → BENAR – SALAH (mutasi tidak selalu menguntungkan)

Posting Komentar
Berkomentar sesuai dengan judul blog ini yah, berbagi ilmu, berbagi kebaikan, kunjungi juga otoriv tempat jual aksesoris motor dan mobil lengkap