Soal Simak UI IPA TERPADU
PETUNJUK UMUM
- Sebelum mengerjakan ujian, periksalah terlebih dulu, jumlah soal dan nomor halaman yang terdapat pada naskah soal. Naskah soal ini terdiri dari 13 halaman.
- Tulislah nomor peserta Anda pada lembar jawaban di tempat yang disediakan.
- Tulislah kode naskah soal ini, pada lembar jawaban di tempat yang disediakan. Kode naskah soal ini: 511
- Bacalah dengan cermat setiap petunjuk yang menjelaskan cara menjawab soal.
- Pikirkanlah sebaik-baiknya sebelum menjawab tiap soal, karena setiap jawaban yang salah akan mengakibatkan pengurangan nilai (penilaian: benar +4, kosong 0, salah -1).
- Jawablah lebih dulu soal-soal yang menurut Anda mudah, kemudian lanjutkan dengan menjawab soal-soal yang lebih sukar sehingga semua soal terjawab.
- Tulislah jawaban Anda pada lembar jawaban ujian yang disediakan.
- Untuk keperluan coret-mencoret, harap menggunakan tempat yang kosong pada naskah soal ini dan jangan pernah menggunakan lembar jawaban karena akan mengakibatkan jawaban Anda tidak dapat terbaca.
- Selama ujian, Anda tidak diperkenankan bertanya atau meminta penjelasan mengenai soal-soal yang diujikan kepada siapapun, termasuk kepada pengawas ujian.
- Setelah ujian selesai, Anda diharapkan tetap duduk di tempat Anda sampai pengawas ujian datang ke tempat Anda untuk mengumpulkan lembar jawaban.
- Perhatikan agar lembar jawaban ujian tidak kotor, tidak basah, tidak terlipat, dan tidak sobek.
PETUNJUK KHUSUS
- PETUNJUK A: Pilih satu jawaban yang paling tepat.
- PETUNJUK B: Soal terdiri dari 3 bagian, yaitu PERNYATAAN, kata SEBAB, dan ALASAN yang disusun berurutan. Pilihlah:
(A) Jika pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya menunjukkan hubungan sebab dan akibat
(B) Jika pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab dan akibat
(C) Jika pernyataan benar dan alasan salah
(D) Jika pernyataan salah dan alasan benar
(E) Jika pernyataan dan alasan keduanya salah - PETUNJUK C: Pilihlah:
(A) Jika (1), (2), dan (3) yang benar
(B) Jika (1) dan (3) yang benar
(C) Jika (2) dan (4) yang benar
(D) Jika hanya (4) yang benar
(E) Jika semuanya benar
IPA TERPADU
Wacana: Menopause dan Fitoestrogen
Menopause kini semakin banyak diperhatikan oleh kalangan medis maupun masyarakat luas. Hal ini dapat dipahami karena meningkatnya umur harapan hidup perempuan menyebabkan proporsi wanita usia lanjut (wulan) juga bertambah secara signifikan. Pada tahun 2010 diperkirakan jumlah wulan (usia lebih dari 60 tahun) mencapai sekitar seperenam dari total penduduk Indonesia (240 juta jiwa). Hampir seluruh wulan telah mengalami menopause dengan berbagai akibat dan dampaknya.
Menopause adalah proses berhentinya menstruasi akibat berkurangnya hormon estrogen. Dampak yang umum dialami antara lain:
Semburat panas (hot flushes)
Gangguan tidur
Berkeringat di malam hari
Selain itu, terdapat dampak yang lebih serius dan berkembang perlahan, yaitu penyakit kardiovaskular serta osteoporosis (kekeroposan tulang).
Pengobatan menopause dapat dilakukan dengan terapi hormon pengganti (Hormonal Replacement Therapy/HRT), yaitu pemberian hormon estrogen. Namun, paradigma back to nature mendorong banyak wulan beralih ke fitoestrogen, yaitu senyawa tumbuhan yang memiliki khasiat mirip estrogen.
Khasiat estrogenik fitoestrogen terjadi karena senyawa ini memiliki dua gugus hidroksil (-OH) yang berjarak 11,0–11,5 Ã… pada intinya, sama persis dengan inti hormon estrogen. Kacang kedelai diketahui mengandung fitoestrogen dalam jumlah penting untuk pengobatan. Beberapa senyawa fitoestrogen yang banyak terdapat pada tanaman antara lain isoflavon dan lignan.
Gunakan Petunjuk A dalam menjawab soal nomor 49 sampai nomor 51.
49. Sebagai analogi mekanisme dari fenomena semburat panas dan berkeringat pada malam hari: ketika kuman masuk ke dalam tubuh, hipotalamus secara otomatis menaikkan pengaturan suhu tubuh agar menjadi lebih tinggi. Kondisi ini membuat tubuh menjadi tempat yang tidak nyaman bagi kuman.
Sebagai contoh, setelah hipotalamus menaikkan suhu dari 37 °C menjadi 38,9 °C, kita akan mengalami menggigil.
Pertanyaan: Mengapa hal tersebut terjadi?
(A) Tubuh menyerap panas dari luar sehingga menggigil kepanasan. (B) Lingkungan luar memberikan kontribusi panas kepada tubuh. (C) Tubuh memproduksi panas dan pada saat bersamaan mengeluarkan panas. (D) Lingkungan luar memberikan aliran panas kepada tubuh. (E) Lingkungan luar memberikan aliran dingin kepada tubuh.
Soal 50.
Pada tahun 2010, di negara X terdapat kaum wulan sebanyak 2 kali kaum wulan di Indonesia. Di negara tersebut, untuk setiap 8 orang terdapat 1 orang wulan. Jumlah populasi yang bukan wulan adalah .... (A) 80 (B) 420 (C) 480 (D) 560 (E) 640
Soal 51.
Disebutkan bahwa kacang kedelai mengandung fitoestrogen dalam bentuk isoflavon yang khasiatnya mirip dengan hormon estrogen pada tubuh manusia. Kemungkinan senyawa isoflavon tersebut pada sel kacang kedelai disimpan di dalam ....
(A) ribosom (B) retikulum endoplasma (C) vakuola (D) lisosom (E) mikrotubulus
Gunakan Petunjuk B dalam menjawab soal nomor 52
Soal 52. HRT adalah pengobatan tanpa efek samping.
SEBAB
hormon bersifat mencegah bukan mengobati.
Soal 53. Kemiripan fitoestrogen dengan estrogen adalah adanya 2 gugus -OH berjarak 11–11,5 Ã…. Hal ini memungkinkan .... (1) kepolaran (2) ikatan hidrogen (3) pembentukan anion dalam suasana basa (4) pembentukan kation dalam suasana basa
Teknologi Nano
Nanosains dan nanoteknologi adalah ilmu dan rekayasa dalam penciptaan material, struktur fungsional, dan piranti dalam skala nanometer. Dalam terminologi ilmiah, nano berarti seper satu milyar (0,000000001). Satu nanometer adalah seperseribu mikrometer, atau sepersatu juta milimeter, atau sepersatu milyar meter. Hal ini dapat diilustrasikan jika dianggap panjang Pulau Jawa adalah satu meter, maka sebagai perbandingannya diameter sebuah kelereng kira-kira sama dengan 10 nanometer.
Teknologi nano atau nanotechnology kini berkembang pesat dan telah diterapkan dalam berbagai bidang. Dalam bidang elektronik dikembangkan piranti berukuran nanometer. Dalam bidang energi dikembangkan pembuatan sel surya yang lebih efisien. Dalam bidang kimia dikembangkan katalis yang lebih efisien, baterai dengan kualitas lebih baik, dan lain-lain. Dalam bidang kedokteran dikembangkan peralatan baru untuk mendeteksi sel kanker dengan partikel berukuran nanometer. Dalam bidang kesehatan dikembangkan obat-obatan dengan ukuran bulir beberapa nanometer sehingga dapat larut dengan cepat dalam tubuh dan bereaksi lebih cepat, serta obat pintar yang dapat mencari sel-sel tumor dalam tubuh dan langsung mematikan sel tersebut tanpa mengganggu sel normal. Dalam bidang lingkungan dikembangkan penggunaan partikel skala nanometer untuk menghancurkan polutan organik di air dan udara.
Reduksi ukuran material dalam skala nanometer menjadi sangat penting karena sifat-sifat material yang meliputi sifat fisis, kimiawi, dan biologis berubah secara dramatis ketika dimensi material masuk ke skala nanometer. Sifat-sifat tersebut bergantung pada ukuran, bentuk, kemurnian permukaan, dan topologi material. Para ilmuwan percaya bahwa setiap sifat memiliki “skala panjang kritis”. Ketika dimensi material lebih kecil dari panjang tersebut, sifat fisis yang fundamental mulai berubah. Sebagai gambaran, partikel tembaga dengan diameter 6 nm memperlihatkan kekerasan lima kali lebih besar daripada tembaga berukuran besar. Keramik yang umumnya mudah pecah dapat dibuat menjadi fleksibel jika ukuran bulir direduksi ke dalam orde nanometer. Kadmium selenida (CdSe) dapat menghasilkan warna yang berbeda-beda dengan hanya mengontrol ukuran partikel, dari biru (2 nm) hingga merah (8 nm).
Gunakan Petunjuk A dalam menjawab soal nomor 54 sampai nomor 58.
Soal 54. CdSe menghasilkan warna berbeda dengan mengontrol ukuran partikel (biru 2 nm → merah 8 nm). Selisih energi yang dipancarkan adalah .... (A) 2,48 × 10⁻¹⁷ J (B) 7,45 × 10⁻¹⁷ J (C) 9,93 × 10⁻¹⁷ J (D) 12,41 × 10⁻¹⁷ J (E) 17,38 × 10⁻¹⁷ J
Soal 55. Elektron energi 12 eV ditembakkan pada gas H. Panjang gelombang radiasi yang dipancarkan adalah .... (A) 1,00 × 10⁻⁷ m (B) 1,01 × 10⁻⁷ m (C) 1,03 × 10⁻⁷ m (D) 2,00 × 10⁻⁷ m (E) 2,03 × 10⁻⁷ m
Soal 56. Kotak untuk menampung 20 kelereng, ukuran alas dengan diagonal maksimal adalah .... (A) 5 × 4 cm (B) 40 × 5 cm (C) 200 × 1 cm (D) 20 × 1 cm (E) 10 × 2 cm
Soal 57. Dua kelereng berdampingan dikelilingi karet. Panjang karet yang dibutuhkan adalah .... (A) 1 cm (B) 2 cm (C) 2 + 7 cm (D) 2 + 27 cm (E) 2 + 37 cm
Soal 58. Pernyataan benar mengenai katalis, kecuali .... (A) mempercepat kesetimbangan dengan menurunkan energi aktivasi (B) menyediakan jalur reaksi lebih efisien (C) menggeser kesetimbangan (D) dapat diperoleh kembali setelah reaksi (E) ikut terlibat dalam reaksi
Gunakan Petunjuk B dalam menjawab soal nomor 59 .
Soal 59. Pengembangan obat nano dapat menggantikan terapi sinar dan mengurangi efek terapi.
SEBAB
terapi sinar X jangka panjang menimbulkan efek samping (anemia, mutasi sel).
Gunakan Petunjuk C dalam menjawab soal nomor 60 .
Soal 60. Pernyataan salah mengenai sel kanker: (1) Bentuk lebih besar dan tidak beraturan dibanding sel normal. (2) Siklus sel lebih cepat. (3) Saat mitosis, spindle lebih panjang. (4) Sel kanker adalah sel tumor ganas
Jawaban IPA Terpadu 49–60
Soal 49 → (C) Tubuh memproduksi panas dan sekaligus mengeluarkan panas
Soal 50 → (B) 420
Soal 51 → (C) vakuolaSoal 52 → (D) pernyataan salah, alasan salah
Soal 53 → (1), (2), (3) benar
Soal 54 → (D) 12,41 × 10⁻¹⁷ J
Soal 55 → (C) 1,03 × 10⁻⁷ m
Soal 56 → (B) 40 × 5 cm
Soal 57 → (C) 2 + 7 cm
Soal 58 → (C) Penambahan katalis dapat menggeser kesetimbangan (ini yang salah)
Soal 59 → (A) pernyataan benar, alasan benar, hubungan sebab-akibat
Soal 60 → (3) salah, lainnya benar

Posting Komentar
Berkomentar sesuai dengan judul blog ini yah, berbagi ilmu, berbagi kebaikan, kunjungi juga otoriv tempat jual aksesoris motor dan mobil lengkap